Kamis, 11 November 2010

Qurais: Dibutuhkan Keterlibatan Semua Elemen

Kota Bima, (SM).- Semangat dan nilai kepahlawanan yang ditunjukkan dalam pertempuran 10 November di surabaya hendaknya dapat kita petik hikmahnya dan dapat menjadi inspirasi untuk mengatasi berbagai masalah bangsa, seperti masalah kemiskinan, pengangguran, kesehatan, pendidikan, narkoba, konflik/kerusuhan antar warga, dan ancaman gerakan separatis yang dapat mengarah pada gejala disintegrasi bangsa ataupun masalah lain yang melibatkan hubungan dengan negara lain.
Persoalan tersebut tentunyan memerlukan penanganan yang serius dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun menjadi tanggung jawab segenap elemen bangsa, demikian bagian dari isi sambutan Walikota Bima HM.Qurais H. Abidin yang disampaikan saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT Kopri, Kesehatan dan PGRI yang dilaksanakan pada hari Rabu 10 November 2010 bertempat di halaman Kantor Walikota Bima yang baru. Menurut Qurais Melalui peringatan hari pahlawan yang ke-65 tahun 2010 yang mengangkat tema
“dengan semangat  nilai kepahlawanan, kita tingkatkan kesitiakawanan sosial nasional”, , hendaknya dapat menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama anak bangsa demi mencapai kemajuan negeri sebagaimana yang didambakan para pencetus kemerdekaan RI.
Terkait peringatan Hari Guru, Walikota Bima mengatakan bahwa seperti halnya pemerintahan dan masyarakat di banyak negara, pemerintah dan masyarakat Indonesia memposisikan profesi guru sangat terhormat, baik secara formal maupun sosial. Guru sebagai profesi telah dicanangkan oleh presiden RI pada tanggal 2 Desember 2004. Pencanangan tersebut merupakan pengakuan formal atas profesi guru sebagai profesi yang bermartabat.
Abad 21 adalah abad pendidikan yang berarti abad peranan guru. Ditangan gurulah terletak kemampuan untuk siap menghadapi persaingan global dengan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi canggih yang dilandasi iman dan taqwa,ungkapnya sebagaimana dilansir Kabag Humaspro Lalu Sukarsana, S. Ip.
Lanjut Qurais, tema peringatan hari kesehatan sedunia tahun 2010 ini adalah “kota sehat warga sehat”. Tema ini bertujuan mengingatkan kita bahwa dampak terhadap kesehatan sangat bermakna dan apabila hal ini tidak dikelola dengan baik maka akan berpengaruh pada menurunnya derajat kesehatan masyarakat.
Masalah kesehatan di perkotaan lebih kompleks dan beragam karena merupakan gabungan antara masalah kesehatan konvensional dan modern, baik untuk masalah medis maupun masalah kesehatan masyarakat. Contoh dari masalah kesehatan konvesional aspek medis antara lain adalah penyakit menular, kurang gizi, dan penyakit yang terkait dengan lingkungan yang buruk. Kita semua bertanggung jawab untuk terwujudnya kesehatan bagi masyarakat. Marilah  kita sehatkan kota dan warganya, menuju masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.
Diakhir sambutannya Qurais mengatakan, Korpri memiliki potensi untuk melakukan perubahan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
]“Dengan setia berpegang teguh pada panca prasetya kopri, saya percaya para Pegawai Negeri dapat membawa kehidupan bangsa ke arah yang lebih baik,lebih khusus untuk kota Bima yang kita cintai, ungkapnya”.
Pada upacara tersebut juga dilakukan penyerahan Piagam Penghargaan untuk Kader Kesehatan terbaik dimasing – masing Wilayah Puskesmas Kota Bima, Pengumuman pemenang pertandingan Olah Raga dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke 46 Tingkat Kota Bima, serta penyerahan uang saku kepada anggota Legiun Veteran RI Kota Bima yang dilakukan secara simbolis. (SM 04)


Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar